Panduan zakat
Siapa yang membayar, atas harta apa, berapa, dan kepada siapa, dalam bahasa sederhana beserta ayat-ayatnya. Rinciannya berbeda antarmazhab: ulama setempat dapat memberi saran sesuai keadaan Anda.
- Uang tunai di rumah dan uang di bank
- Emas dan perak: koin, batangan, tabungan
- Saham, reksa dana, dan rekening investasi
- Barang dagangan sesuai nilai jualnya, dan piutang pelanggan
- Pinjaman yang Anda perkirakan akan dikembalikan
- Pendapatan sewa yang Anda simpan (bukan propertinya)
- Rumah yang Anda tempati
- Mobil, perabot, dan pakaian untuk pemakaian pribadi
- Alat dan perlengkapan kerja Anda
- Properti yang Anda sewakan (pendapatan yang disimpan tetap dihitung)
- Piutang yang tidak Anda harapkan kembali
- Perhiasan emas yang rutin dipakai: mazhab berbeda pendapat (dihitung menurut mazhab Hanafi)
Delapan golongan penerima zakat
Zakat bukan pemberian kepada siapa saja yang kita pilih: Al-Qur’an menyebutkan siapa saja yang berhak menerimanya.
Zakat tidak boleh diberikan kepada orang yang sudah Anda tanggung, seperti orang tua dan anak-anak Anda. Banyak ulama lebih mengutamakan penyalurannya di lingkungan Anda sendiri terlebih dahulu.
| Zakat | Sedekah | |
|---|---|---|
| Hukum | Rukun Islam, wajib | Sukarela, selalu dianjurkan |
| Jumlah | 2,5% dari harta kena zakat | Berapa pun, bahkan sebuah senyuman |
| Waktu | Sekali dalam setahun Hijriah | Kapan saja |
| Penerima | Hanya delapan golongan dalam 9:60 | Siapa pun yang membutuhkan, untuk kebaikan apa pun |
| Keluarga Anda | Bukan orang yang sudah Anda tanggung | Boleh, termasuk keluarga dekat |
AllahServants tidak menghimpun atau menyimpan zakat. Anda dapat menyalurkannya kepada: